Start Planning
Hari Buruh

Hari Buruh 2019 dan 2020

Hari Buruh merupakan hari libur di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 1 Mei. Hari ini diperingati sebagai bentuk perayaan bagi kontribusi para buruh bagi pembangunan ekonomi bangsa, dan untuk memberikan kesempatan bagi para buruh mensuarakan hak-hak mereka yang belum mereka peroleh dan masih diperjuangkan.

TahunTanggalHariHari Libur
20191 MeiRabuHari Buruh
20201 MeiJumatHari Buruh

Sejarah hari buruh internasional diperingati pada abad ke-19 dalam rangka menghormati para buruh yang terbunuh secara masal di Haymarket Amerika Serikat.

Pada tahun 1920, rakyat Indonesia memperingati hari buruh untuk mendukung perjuangan kaum buruh dalam penyamaan hak dan upah. Pada waktu ini, meskipun hari buruh bukan termasuk ke dalam hari libur nasional, namun memberikan pengaruh terhadap perjuangan kelas pekerja. Masyarakat Indonesia pada waktu ini memperingati Hari Buruh Internasional pada tanggal 1 Mei sampai dengan 1967.

Pada tahun 1967, Presiden Sukarno digulingkan oleh Suharto, pemimpin tentara nasional. Banyak penduduk Indonesia yang tidak mendukung perubahan politik ini. Ini disebabkan Sukarno di mata masyarakat Indonesia waktu itu adalah pejuang Indonesia yang mempertaruhkan nyawanya untuk bangsa Indonesia. Beberapa pengamat mempercayai bahwa Sukarno sengaja digulingkan pemerintahannya karena dukungan politiknya yang lebih memihak kepada kebijakan-kebijakan yang bersifat sosialis.

Tingginya tekanan politik pada masa perang dingin menyebabkan Amerika Serikat merupakan pihak yang sangat tidak mendukung Sukarno yang cenderung mendukung kebijakan sosialis. Untuk itu, Amerika Serikat mendukung gerakan anti komunis yang dilakukan Suharto dalam rangka menggulingkan Sukarno sehingga kesempatan Sukarno untuk merubah Indonesia menjadi negara Sosialis digagalkan. Dengan bantuan dari Badan Intelegen Amerika (Central Intelligence Agency), Suharto menerapkan Orde Baru.

Orde baru merupakan rejim anti komunis yang berbasis pada kepemimpinan militeristik. Dengan kekuasaannya, segala bentuk demonstrasi dan gerakan turun ke jalan maupun gerakan hak buruh dilarang di Indonesia.

Sebagai akibat dari kebijakan ini, hari Buruh Internasional dianggap sebagai kegiatan ilegal. Jika ada warga negara yang memperingati Hari Buruh Internasional di era ini, maka mereka akan dipenjarakan. Akibatnya, banyak orang Indonesia yang takut mensuarakan haknya atau protes ke jalan.

Bertahun-tahun setelah menekan kebebasan bersuara bagi rakyat Indonesia, rejim Orde Baru di bawah kepemimpinan Suharto diruntuhkan di tahun 1998.

Di tahun 2013, Presiden Yudhoyono yang merupakan presiden pertama Indonesia yang dipilih langsung oleh rakyat Indonesia dalam pemilihan umum, menetapkan hari Buruh sebagai hari libur nasional. Tanggal 1 Mei 2014, merupakan sejarah dimana Hari Buruh kembali diperingati di Indonesia sejak tahun 1966.

Salah satu peristiwa terbesar dalam hari Buruh adalah kegiatan demonstrasi buruh. Setiap tahun, buruh dalam jumlah yang sangat besar berkumpul di Jakarta untuk berbaris menuju Istana Presiden. Mereka menggunakan seragam serikat buruh dan mengibarkan bendera serta poster.Protes dalam bentuk permainan drama teater yang mengusung isu buruh juga seringkali ditemui pada barisan panjang buruh.